Sambungan PLN Liar Di Kavling Tunas Regency dan Ruli Kampung Baru Sei Binti Batuaji Kota Batam

 

Batam Ovumnes.com—Lihat masyarakat dikavling Tunas Regency saat sekarang PLN diputus masyarakat kini mengalami setiap rumahnya gelap gulita pihak yang punya KWH terpaksa menyambung kepada tetangga dengan kasihan anak-anak tak bisa belajar bayi kepanasan karena tak bisa hidupkan kipas anggin.

Namun dengan tidak kunjung PLN masuk kepada Kavling Tunas Regency secara resmi dulunya pihak pemilih lahan yang mengusur masyarakat membantu untuk memasukan PLN, setelah rumah dikavling dibangun.akan memindahkan tiang yang ada dilokasi yang digusur bagi yang punya KWH bisa dipindahkan.

Masyarakat yang berada di Kavling Tunas Regency di Belakang SMPN 50 tepatnya di Komplek Perumahan Tunas Regency Jalan Brigjen Kotamso Batuaji Batam dan masyarakat yang berada di Ruli Kampung Baru dan kebun sayur dialiri sambungan PLN liar dan didepan Perumahan PGRI juga menikmati sambungan liar PLN sampai saat sekarang yang diduga kuat merugikan PLN

Dari hasil investigasi tim dilapangan terlihat setiap KWH disalurkan kepada beberapa rumah setiap rumah yang menyambung harus mengeluar biaya setiap bulannya RP 150.000 sampai dengan Rp 200,000 setiap bulanya.

Temuan dilapangan menyalahi aturan. Kabel listrik bersilang -silang listrik menyeberang dari rumah warga ,dan kabel besenlitangan diatas pohon di ruli kampung baru dan mengancam keselamatan orang banyak, karena berbahaya, bisa menimbulkan kebakaran serta dapat menelan korban. Bayangkan semuanya memakai kayu dan bambu dijadikan tiang untuk menupang kabel litrik.

Menurut sumber namnya tidak mau disebutkan,saat sekarang pihak pemilik KWH menyambung kerumah tetangga dengan alasan PLN tak kunjung masuk kekavling tersebut.

PLN yang disalurkan kepada masyarakat tetangga tersebut dikarenakan PLN milik masyarakat pribadi yang telah digusur oleh pemilik lahan,

Miggu 1 Oktober .2017 pihak pengelola memtus jaringan yang disalurkan kepada kavling Tunas Regency dengan alasan pihak pengelola rugi namun yang disalurkan diduga PLN liar

Namun untuk Ruli Kampung Baru sampai ke kebun sayur saat sekarang tetap terjadi sambungan PLN liar berlanjut tampa adanya pengawasan dari pihak PLN.
Kami selaku masyarakat di kavling Tunas regency ini meminta kepada pihak pemberi lahan untuk memikirkan secepatnya masalah PLN ini.Telah lebih satu tahun kami dialiri sambungan PLN yang diduga Ilegal menurut tutur sumber.TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *