Setelah Melalui Audit BPKP Tersangka Korupsi Universitas Natuna Di Tetapkan Kejati Kepri.

 

Kepri.Tanjung Pinang.Ovumnews.com–. Setelah melalui proses panjang dari penyelidikan Penyidikan selama kurang dari setahun, Kejati Kepri akhirnya menetapkan tersangka kasus Korupsi dana hibah Universitas Terbuka (UT) kelompok kerja (Pokja) Ranai Natuna tahun anggaran 2011 dengan jumlah 1,4 miliar.

Melalui proses panjang dari penyelidikan, penyidikan dan telah dilakukan audit BPKP, dan hasilnya ada kerugian negara. Telah ada bukti kuat sehingga kita tetapkan tersangka dugaan korupsi atas nama M Yunus,” ujar Kepala kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Yunan Harjaka kepada awak media, Selasa (11/4).

Hasil hasil audit BPKP, terdapat kerugian negara sebesar 1,1 miliar. Dalam pelaksanaan penerimaan dana hibah itu tim penyidik menilai bahwa anggaran proposal yang diajukan dengan nilai 1,4 miliar itu, pemerintah daerah juga menyetujui jumlah tersebut dikucurkan.

Dana tersebut digunakan tidak sesuai keperuntukanya. Sehingga kita berkesimpulan bahwa M Yunus selaku ketua Pokja Pelayanan UT Ranai layak untuk dijadikan‎ tersangka,” kata Yunan lagi.

Yang mana tersangka diketahui menggunakan dana tersebut untuk kegiatan yang tidak semestinya dan kuat dugaan dana digunakan untuk kepentingan pribadi. Tak hanya itu dalam pelaksanaan laporan pertanggungjawaban, M Yunus tidak melaksanakanya. Ovun 03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *