Tersangka Dugaan Korupsi Lampu Hias MTQ Nasional Batam 2014 DiTahan Kejari

 

Batam Ovmnews.com–.Dugaan pelaksanaan proyek pemasangan lampu jalan waktu MTQ Nasional tahun anggaran 2014 tersangka Rekanan yakni Direktur CV Mustika Raja, Revarizal resmi ditahan penyidik usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di kantor Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (22/4). Atas penahanan itu, kuasa hukum Revarizal berencana mempraperadilkan penyidik Kejari Batam.
Revarizal memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Batam untuk diperiksa sebagai tersangka sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu ia didampingi tiga orang kuasa hukumnya. Mengenakan kemeja putih bermotif bunga merah, Revarizal melenggang santai memasuki ruang Pidsus Kejaksaan di lantai 2. Menjelang pukul 12.00 WIB, Revarizalpun bergegas meninggalkan lantai dua Kejaksaan.
Beberapa pertanyaan yang diajukan wartawan tak ia edahkan. Ia memilih diam dan berlalu menuruni anak tangga menuju lantai 1, serta berlalu menaiki mobil pribadi. Sementara kuasa hukumnya mengaku belum bisa berkomentar, sebab mereka diberi waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan pemeriksaan.
P pukul 13.30 WIB, Revarizal datang kembali dan melanjutkan pemeriksaan. Menjelang pukul 17.00 WIB, beberapa jaksa penyidik tampak mondar mandir di ruang Pidsus. Mereka tampak sibuk membawa surat dan menghidupkan mobil tahanan Kejaksaan. “Tersangka mau ditahan,” ujar jaksa tersebut.
Tepat pukul 17.20 WIB, pintu ruangan Pidsus terbuka. Revarizalpun tampak keluar mengenakan rompi tahanan Kejaksaan berwarna merah. Tiga orang kuasa hukumnya dan lima jaksa tampak mendampinginya menuju mobil tahanan. Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut pria bertubuh besar tersebut. Dengan sedikit santai, iapun menaiki mobil tahanan tanpa menoleh lagi kebelakang.
Abdul Khadir kuasa hukum Revarizal mengaku pihaknya mengikuti proses penyidikan jaksa, meski akhirnya kliennya harus ditahan. “Kita ikuti proses saja. Klien saja tak mempermasalahkan untuk ditahan,” kata Khadir saat mendamping klienya menuju mobil tahanan Kejaksaan sebelum dibawa ke Rutan kelas II Tembesi.
Menurut dia, dari awal klienya sudah menduga dan pasrah jika penyidik menahannya. Namun karena mempunyai itikad baik, kliennya pun memenuhi panggilan jaksa untuk diperiksa sebagai tersangka. Dan selama pemeriksaan, kliennya pun kooperatif menjawab lebih dari 20 pertanyaan jaksa.Ovn03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *