Warga Pertanyakan Proyek Di Batang Kapur IX

 

Ovumnews.com–.Limapuluh Kota- Sepertinya Satuan Kerja Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, hanya ingin menopoli kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Ketika didapati pekerjaan halnya Normalisasi dan Perkuatan Tebing Sungai, terkesan nyaris amburadul.

Kondisi pembiaran pelaksanaan pekerjaan paket tersebut terekam Ovumnews.com– dan tim berdasarkan sumber terpecaya atas kinerja CV.Restu Graha Anemer ( asal Durian Tinggi Lubuk Sikaping- Pasaman) pada alur Batang Kapur IX di Koto Bangun Sialang Tinggi itu senilai Rp.412.990.000 pelaksanaannya sejak 30 Mei 2017 s/d 30 September 2017 diduga tidak sesuai dokumen kontrak serta amburadul.

Ironisnya, berdasarkan pengakuan Asisten pelaksana, mengaku nama Wandi, Jumat,13/10 lalu kepada sumbar.auditpos.com dan rombongan di lokasi proyek Normalisasi dan Perkuatan Tebing Batang Kapur IX di Nagari Muaro Paiti Kec. Kapur IX Kab.Lima Puluh Kota,sebutkan pihaknya telah berhasil selesai pemasangan Beronjong dan batunya dengan volume 503 M3 dari kontrak volume 583 M3, demikian terang Wandi.

Tapi ketika Ovumnews.com–menyoal tidak adanya Plang proyek yang telah di danai pungutan pajak rakyat itu, juga masyarakat setempat bengong serta bertanya- tanya proyek apakah serta siapakah rekanannya, Wandi terlihat gagap dan menjawab seadanya dan tak masuk akal.

Dilain pihak, Ovumnews.com–dan tim ketika menyaksikan pekerjaan pemasangan kawat Beronjong ditenggarai ukurannya dimain juga Batu- batu yang mengisi kawat Beronjong tidak sesuai speck, karena selain diperoleh di sekitar proyek dan kebanyakan jenis batu kecil (bukan Batu Mangga-red) nyaris tanpa pengawasan baik dari PSDA Sumbar serta Konsultan pengawasnya.

Soalnya, sumbar.auditpos.com dan tim kepada Wandi tanyakan pengawasnya, Rio serta Site Manager CV.Restu Graha Anemer,Ega sebutkan sedang ada urusan lain, demikian kilahnya.

Hingga berita ini sumbar.auditpos.com belum berhasil mintakan tanggapan PPKnya di Dinas PSDA Propinsi Sumbar seputar adanya sengkarut pekerjaan Normalisasi dan Perkuatan Tebing Batang Kapur IX. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *