Limbah Dalam Kontiner Di Pelabuhan Batu Ampar  dari Singapura Kedapatan Mengandung Limbah Beracun

Batam Ovumnews.com—Terkait kontiner isi Limbah plasti,Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam serta Bea Cukai Batam melakukan kunjungan untuk melakukan pengecekan ke lokasi limbah impor dari Singapura di Pelabuhan Batuampar.

“Ini bukan inspeksi mendadak (sidak), tapi kunjungan. KLHK bersama instansi lain melakukan pengecekan kontainer-kontainer berisi limbah dari Singapura,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) BC Batam, Sumarna, Kamis (13/6) malam.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap kontainer-kontainer tersebut, KLHK menyatakan bahwa sebagian besar berisi limbah beracun dan berbahaya.

Mengenai statusnya kelak, apakah akan dikirim kembali ke negara asal atau ada opsi lain, KLHK masih melakukan pengujian di laboratorium milik KLHK dan BC.

Ada sekitar 57 kontainer yang diperiksa oleh KLHK dan BC. Tapi hingga berita ini diturunkan, baru tujuh yang diperiksa.

Tiga diantaranya terindikasi ada limbah berbahaya sehingga akan diuji lebih lanjut di laboratorium dan empat dinyatakan bersih sehingga impornya disetujui karena tak ada limbah berbahaya didalamnya. Sedangkan sisanya masih menunggu pengecekan berikutnya.

“Pada awalnya ada pengajuan impor plastik bekas. BC kemudian melakukan nota hasil intelijen (NHI) untuk pemeriksaan fisik. Sampel diambil dan diuji, dan ternyata positif mengandung limbah beracun dan berbahaya,” paparnya. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *