Proyek Siluman di Bandara Rokot  Serap Dana Puluhan milyar

Sepertinya rekanan bekerja nyaman di Kepulauan Mentawai Padang Sumatera Barat. Buktinya, mereka sekarang berbuat sekehendak hati dalam mengerjakan proyek di pulau tersebut. Termasuk tak memasang plang proyek, sehingga masyarakat tak mengetahui proyek apa yang dikerjakan.

Sumbar  Mentawai .OvumNews.com–Beberapa paket pekerjaan proyek di Kabupaten Kepulauan Mentawai, terutama pekerjaan di Bandara Rokot, Kecamatan Sipora Selatan yang berasal dari dana Kementrerian Perhungan Udara, APBN, .pekerjaan ambarasi pantai, penahan ombak, ataupun lanjutan pekerjaan 2018, terkesan misteri. Sebab, tidak satupun pekerjaan memasang plang proyek.

Inipun diakui Marianto Kepala Bandara Rokot, saat media mengkonfirmasikan misteri pekerjaan tersebut. Memang, katanya tidak ada plang proyek dilokasi pekerjaan. “Sampai saat ini, saya tak pernah melihat plang proyek dilokasi pekerjaan,” kaitanya.seperti dirilis dr investigasi.

Senada juga dikatakan Koyo Suranto Kepala Bagian Keamana Bandara Rokot, Sipora Selatan, saat ditemui di ruangan kerjanya (6/12) lalu.

Katanya, pekerjaan sudah lama dimulai dan kontrak sudah lama di tandatangani, tapi satupun ada identitas pekerjaan. Hanya alasan transportasi dari seberang, sehingga pekerjaan sampai sekarang belum dimulai.

‘Plang proyek sampai sekarang tidak ada. Sehingga beberapa staf Pelabuhan Bandara Rokot, bertanya tanya.”Biasanya kalau ada proyek selama ini selalu dipasang plang proyek kecuali penunjukkan langsung, memang tidak ada,” katanya.

Sambung Koyo Suranto, sudah beberpa kali kita ingatkan kontraktor pelaksanaan proyek, agar memasang plang proyeknya. “Dan, hanya saat ini bukan lagi bidang saya proyek, fisik,” sebut koyo Suranto yang sudah hampir dua belas tahun mengabdi di Pulau Mentawai,

Menurutnya, sebaiknya ditemui PPK. Mungkin hari Sabtu depan kemungkinan sama -sama Ke bandara datang, agar bisa memberikan penjelasan, sebab sudah habis kontrak biasanya kecuali di perpanjang kontrak dan kenankan denda .

Saya sudah beda bidang, maaf tidak bisa memberikan keterangan lagi,” sebut Koyo Surianta kepada media ini. TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *