Pemilik Proyek ,Bangunan Kantor Camat Padang Timur, dan Pelaksana Diduga Abaikan APD Tampa memikirkan Keselamatan Pekerja

 

Sumbar.Ovumnews.com–Lihat saja pekerja pembangunan Kantor Camat Padang Timur itu, terkesan profesional dan mengikuti aturan. Berbagai tulisan menghiasi lokasi pekerjaan, mulai plang proyek, poster ā€˜Jangan Lupa Memakai APD Setiap Pekerjaā€™, bahkan juga gambar Pekerja Wajib Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Namun, di lokasi pekerjaan itu, kenyataan yang terjadi. Faktanya, tak satupun poster menghiasi pintu masuk pekerjaan proyek dilaksanakan pekerja. Bahkan, dua hari melakukan investigasi ke lapangan, Sabtu dan Minggu (22-23/7), tak ada perubahan yang terjadi. Tetap sama, tanpa Alat Pelindung Diri (APD).

Proyek yang dikerjakan CV. Duo Davari Satria, dengan nilai kontrak Rp9.768.124.872.38, konsultan pengawas CV. Restu Graha Cipta, menuai tanda tanya. Sebab, ada dusta pada pekerjaan proyek bernomor kontrak : 03/Kont-FB/APBD/GPL-PUPR/2023, tanggal kontrak 03 Mei 2023 dan tahun anggaran 2023 itu. Apalagi, pekerjaan lantai 2 dan terlihat jelas oleh warga, tak satupun pekerja pakai APD.

Padahal, kata warga di komplek perumahan itu, pekerjaan dilakukan rentan bahaya, sebab bergelut dengan material pembesian dan berada di lokasi ketinggian.

Namun, tanpa rasa takut bergantungan diantara ketinggian. Ini juga disebabkan, lemahnya pengawasan, sehingga keselamatan pekerja terabaikan.

Well, Kabid Cipta Karya, Dinas PUPR Kota Padang, saat dikonfirmasikan awak media , Senin (24/7) melalui WA nya, mengatakan, pihaknya akan memberi teguran kepada kontraktor dan pengawasnya. Sementara, Desi Daud, saat dikonfirmasikan via WA nya tak bisa dihubungi.

Sutarman dari Lembaga BAPAN RI Menyingkapinya. dengan tegas, terkait dengan pembangunan kantor Camat tersebut yang diduga kuat mengabaikan keselamat para pekerja. tampa memakai APD sangat rentan akan keselamatan pekerja kantor camat tersebut.
coba bapak lihat sendiri para pekerja di atas tiang beton berkerja tanpa memakai pengaman seperti sefty dan APD sangat Bahaya.

Dugaan kita dari Lembaga BAPAN RI Lemahnya pengawasan dari Pemilik Proyek dan pelaksana abaikan keselamatan pekerja. Hasmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OvumNews