Manfaat Kopi Hitam & Hijau Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Ada banyak sekali manfaat kopi, baik diminum sebagai kopi hitam untuk kesehatan maupun hijau untuk kecantikan. Berikut adalah efek minum kopi bagi kesehatan:

  1. Meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki mood.
  2. Menstimuli fungsi saraf dan menambah energi.
  3. Meredakan sakit kepala.
  4. Pencegahan penyakit parkinson dan alzheimer.
  5. Mengurangi resiko diabetes tipe II.

Tidak hanya untuk kesehatan, kopi memiliki fungsi untuk kecantikan, diantaranya:

  1. Mengencangkan kulit dan menghilangkan mata panda.
  2. Menjaga kesuburan rambut.
  3. Mengangkat sel kulit mati.
  4. Suplemen diet.

Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia karena cita rasa dan aromanya. Manfaat kopi bagi kesehatan sangat banyak, baik kopi hitam ataupun kopi hijau yang belakangan ini populer. Di beberapa daerah di Indonesia, mengkonsumsi kopi bagi kesehatan bahkan menjadi kebiasaan dan budaya.

Tahukah Anda bahwa ternyata ada banyak manfaat kopi hitam bagi kesehatan dan kecantikan? Sementara kopi hijau berpotensi membantu diet untuk menurunkan berat badan Anda.

Kandungan Zat dalam Kopi

Secara umum, kopi hitam memiliki efek yang membuat kita tidak mengantuk, karena itu banyak orang mengonsumsi minuman ini saat begadang atau pagi hari. Ternyata selain bisa mengusir kantuk, banyak sekali manfaat kopi bagi kesehatan dan kecantikan tubuh kita. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita kenali dulu apa saja yang terkandung didalamnya.

Berbicara mengenai kopi, ada lebih dari 100 spesies tanaman kopi yang dikenal. Namun kebanyakan tidak enak rasanya atau memiliki hasil panen yang kecil.

Hanya ada 2 spesies yang sering diproduksi dan dikonsumsi masyarakat dunia yaitu robusta dan arabika. Kedua spesies ini memiliki perbedaan pada jenis tanaman dan kondisi tanam. Kopi arabika memiliki bentuk biji yang lebih lonjong dan ukuran yang lebih besar dari robusta. Meski jenis zat yang terkandung sama, kadar kandungan zat di dalam arabika dan robusta berbeda.

  1. Arabika

Sekitar 70% dari produksi kopi di dunia adalah arabika, sementara penghasil terbesarnya adalah Brazil. Arabika biasa tumbuh di ketinggian 1000 hingga 2000 meter dari permukaan laut dan memiliki rasa yang lebih asam dari robusta. Karena itu, arabika lebih banyak dikonsumsi dan digemari oleh masyarakat.

Rasa arabika dan robusta yang berbeda disebabkan oleh perbedaan zat yang terkandung di dalamnya. Konsentrasi kandungan kopi arabika yang sudah diproses (roasted) adalah sebagai berikut (g/100g):

  • Sukrosa: 4.2
  • Gula Pereduksi: 0.3
  • Polisakarida: 31-33
  • Lignin: 3.0
  • Pectin: 2.0
  • Protein: 7.5-10
  • Kafein: 1.1-1.3
  • Trigonelline: 1.2-0.2
  • Asam Nikotinik: 0.026
  • Trigliserida,
    Sterol/Tocopherol: 17.0
  • Diterpen: 0.9
  • Mineral: 4.5
  • Asam Klorogenat: 1.9-2.5
  • Asam Alifatik: 1.6
  • Asam Quinic: 0.8
  • Melanoidins: 25
  1. Robusta

Kopi robusta memenuhi sekitar 28% dari total produksi di dunia. Meski tidak sepopuler arabika, robusta lebih digemari oleh orang Eropa terutama di pagi hari. Rasa robusta cenderung pahit tapi aromanya lebih kuat dan harum dibanding arabika. Negara penghasil robusta terbesar adalah Vietnam.

Tanaman robusta dapat ditanam di ketinggian 400 hingga 800 meter dari permukaan laut.

Konsentrasi kandungan kopi robusta yang sudah diproses (roasted) adalah sebagai berikut (g/100g):

  • Sukrosa: 1.6
  • Gula Pereduksi: 0.3
  • Polisakarida: 37
  • Lignin: 3.0
  • Pectin: 2.0
  • Protein: 7.5-10
  • Kafein: 1.1-1.3
  • Trigonelline: 0.7-0.3
  • Asam Nikotinik: 0.025
  • Trigliserida,
    Sterol/Tocopherol: 11.0
  • Diterpen: 0.2
  • Mineral: 4.7
  • Asam Klorogenat: 3.3-3.8
  • Asam Alifatik: 1.6
  • Asam Quinic: 1.0
  • Melanoidins: 25

Jadi secara garis besar arabika memiliki kandungan kafein dan asam klorogenat yang secara signifikan lebih rendah dari robusta, namun kadar gulanya lebih tinggi. Kafein membuat aroma yang tercium lebih kuat, tapi membawa rasa pahit di lidah. Itu yang membuat kopi arabika terasa tidak sepahit robusta.

Zat yang terkandung seperti kafein, gula, dan asam tidak hanya mempengaruhi rasa, tapi manfaat kopi bagi kesehatan tubuh. Menurut penelitian para ahli, mengkonsumsi minuman ini secara rutin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Baca juga: Perbedaan Mendasar antara Kopi Arabika dan Kopi Robusta

Manfaat Kopi Hitam bagi Kesehatan

Banyak rumor tentang kopi yang simpang siur di masyarakat mengenai manfaatnya bagi kesehatan. Dari yang baik hingga yang buruk, dari obat kanker hingga penyebab stroke. Hal ini butuh penelitian lebih lanjut, hingga saat ini penelitian masih terus berlangsung. Berikut manfaat kopi bagi kesehatan yang sudah ditemukan oleh para ahli:

  1. Meningkatkan Fungsi Otak dan Memperbaiki Mood

Manfaat kopi bagi otak sangat banyak, karena kopi mengandung kafein. Kafein yang terdapat pada kopi dapat membuat otak Anda bekerja lebih baik. Anda dapat mengingat lebih tepat, memproses informasi lebih cepat, dan lebih fokus. Kafein dengan cepat meningkatkan fungsi otak, karena itu rasa kantuk Anda seolah hilang setelah meminumnya.

Kafein, adalah zat stimulan yang paling umum dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia. Setelah Anda meminum kopi, kafein yang diserap oleh tubuh Anda akan menghambat hormon adenosin. Dengan terhambatnya adenosin, produksi dopamin dan norepinefrin jadi bertambah. Dopamin mempengaruhi mood sehingga Anda lebih ceria, sementara norepinefrin dapat meningkat denyut jantung Anda.

Meski kafein bersifat stimulan, zat ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi karena tidak menyebabkan halusinasi. Tidak seperti kokain atau ekstasi yang lama kelamaan memperburuk fungsi otak, mengkonsumsi kafein dalam batas wajar dapat membuat otak dan mood Anda lebih baik.

  1. Stimuli Fungsi Saraf dan Menambah Energi

Kafein, membuat tubuh kita memproduksi ephinephrin, adrenalin dalam darah, sehingga memberi stimulus pada sistem saraf. Kafein meningkatkan metabolisme dalam tubuh dari sebanyak 3-11% lebih baik.

Untuk melakukan proses perubahan ini kafein menggunakan energi dari lemak darah. Karena itu tubuh akan terasa berenergi dan bersemangat.

Manfaat kopi bagi kesehatan saraf dan tubuh sangat banyak, sehingga disarankan minum kopi hitam tinggi kafein sebelum berolah raga. Syaratnya adalah tidak menambah gula, karena gula akan berubah menjadi energi dan membuat lemak darah tidak terbakar sempurna.

  1. Meredakan Sakit Kepala

Jika Anda dalam kondisi sakit kepala dan sibuk di waktu yang sama, Anda dapat minum segelas kopi untuk pereda sakit kepala sementara. Kafein yang terkandung dapat membantu mengurangi rasa sakit dari migrain dan sakit kepala ringan akibat peradangan. Saat sakit kepala, pembuluh darah membengkak dan menyebabkan aliran darah tidak lancar, kafein dapat melebarkan aliran darah sehingga rasa sakit dapat berkurang.

Menurut riset yang dilakukan oleh peneliti di Department of Emergency Medicine, Shohadaye Tajrish Hospital pada 2016, kopi aman dikonsumsi bersama dengan obat pereda nyeri seperti acetaminopen, aspirin, atau ibuprofen. Bahkan, mengkonsumsi jenis obat tersebut dengan meminum kopi meningkatkan efektifitas obat hingga 40%.

Studi tentang manfaat kopi dan pemanfaatannya di bidang obat masih terus berlangsung sampai sekarang. Jadi meski banyak potensinya bagi kesehatan, jangan mencampurnya dengan jenis obat lain sebelum ada anjuran ahli.

  1. Mencegah Parkinson dan Alzheimer

Meminum kopi hitam secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit neurodegeneratif seperti parkinson dan alzheimer. Penyakit neurodegeneratif hingga saat ini belum bisa diobati dan penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami penurunan fungsi saraf, perubahan kepribadian, kehilangan memori, hingga demensia. Kedua penyakit ini adalah penyumbang terbesar penderita demensia di dunia.

Sebuah penelitian yang dilakukan National Food and Nutrition Institute, Warsawa, Polandia menunjukan bahwa peminum kopi memiliki 65% resiko lebih kecil menderita alzheimer dan 40% lebih kecil terjangkit parkinson. Penelitian ini sayangnya tidak mencakup peminum kopi decaff atau tanpa kafein, sehingga belum diketahui apakah itu adalah efek dari kafein.

  1. Mengurangi Resiko Diabetes Tipe IIPeminum kopi hitam secara rutin memiliki resiko lebih rendah menderita diabetes tipe II. Diabetes tipe II adalah penyakit degeneratif yang disebabkan oleh kombinasi antara gaya hidup yang kurang sehat dan faktor genetik. Penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi rutin memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes.

Konsumsi kopi bagi kesehatan memang sangat baik, tapi tetap perhatikan konsumsi gula saat menikmatinya. Minuman ini memiliki rasa pahit alami yang khas dan beberapa orang memilih untuk menambahkan gula. Namun konsumsi gula yang terlalu banyak akan memicu tidak seimbangnya kadar gula dalam darah dan justru menyebabkan diabetes.

Baca juga: Ketahui Apa Itu Kopi Tubruk dan Cara Membuatnya

 

Manfaat Kopi Hitam bagi Kecantikan

 

Kopi bagi kesehatan memang memiliki beragam manfaat saat diminum langsung. Tidak hanya sebagai minuman, biji hitam ini juga dapat dimanfaatkan untuk kecantikan jika digunakan dengan cara yang berbeda. Saat ini sudah banyak produk kecantikan dengan bahan dasar kopi, contohnya parfum, masker, kosmetik, sabun, dan masih banyak lagi.

Pemakaian kopi sebagai bahan dasar kecantikan bukan tanpa sebab. Ia mengandung banyak sekali manfaat serta mudah ditemukan. Jadi untuk Anda yang gemar do it yourself, ada banyak cara perawatan wajah dan tubuh yang bisa Anda pelajari dengan menggunakan bahan yang satu ini.

  1. Mengencangkan Kulit Wajah dan Menghilangkan Mata Panda

Mata panda, bekas jerawat, selulit, atau keriput dapat mengurangi kecantikan kulit dan wajah Anda. Seiring bertambahnya umur, tingkat stress, dan kebiasaan hidup yang tidak sehat membuat kulit semakin mengendur. Kopi memiliki kandungan asam dan kafein yang dapat mengencangkan, menghaluskan kulit, dan menyamarkan bekas jerawat.

 

Banyak produk yang menggunakan kafein sebagai bahan krim kulit dan wajah. Sifat diuretik membuatnya menjadi pilihan karena membantu membuang kadar air berlebih dan racun yang ada di kulit. Hasilnya, kulit Anda lebih kencang dan halus.

  1. Menjaga Kesuburan Rambut

Tidak hanya untuk kulit, memanfaatkan kopi bagi kesehatan rambut marak dilakukan oleh kaum wanita. Dengan menggunakan ampas kopi hitam, kamu bisa menjadikannya masker rambut. Sama seperti kulit, rambut akan terasa lebih halus dan kuat karena racun yang ada di rambut diikat dan dibuang bersama air.

Pemakaian yang teratur akan mengatasi kerontokan rambut Anda secara alami. Kopi juga akan membuat rambutmu lebih berkilau dan memiliki aroma wangi.

Caranya, siapkan bubuk kopi yang sudah digiling, Anda juga bisa memanfaatkan ampas kopi hitam yang tidak tercampur gula atau susu, air panas, dan shower cap.

Pertama, cuci rambut dengan shampo lalu bilas dan keringkan hingga setengah basah. Setelah itu ratakan bubuk atau ampas  ke rambut sambil dipijat halus. Tutupi rambut dengan shower cap selama 30 menit, lalu bilas.

  1. Antioksidan dan Mengangkat Sel Kulit Mati

Kopi sangat kaya akan antioksidan yang memiliki fungsi untuk membantu menangkal radikal bebas, polusi, debu, dan panas matahari. Itulah sebabnya kopi banyak dijadikan bahan produk lulur atau masker.

Selain itu bubuk kopi adalah scrub alami yang baik, fungsi scrub adalah untuk mengangkat sel kulit yang sudah mati agar kulit yang kusam kembali terlihat cerah. Memberi kopi pada kulitmu sama dengan memberikan perlindungan dari penuaan dini dan kotoran yang ada di udara.

Membuat scrub sederhana dari bahan dasar kopi sangat mudah, cukup sediakan bubuk kopi dan lidah buaya. Campurkan kedua bahan dan usap merata di kulit sambil melakukan pijatan. Untuk hasil maksimal gunakan setiap hari.

Baca juga: Beli Kopi Biji atau Bubuk?

Manfaat Kopi Hijau untuk Suplemen Diet

Tidak hanya kopi hitam, saat ini populer kopi hijau yang dipercaya dapat menurunkan berat badan dengan efektif sehingga diolah menjadi suplemen diet. Karena itu, kopi hijau populer di kalangan wanita yang ingin menurunkan berat badan. Meski banyak dikonsumsi oleh wanita, kopi hijau memiliki manfaat yang sama baiknya bagi pria dan wanita.

Kini kopi hijau tidak hanya diseduh, namun juga diolah menjadi bermacam jenis produk yang lebih praktis dan enak dikonsumsi, seperti pil dan bubuk kopi instan.

Kopi hijau tidak seperti kopi hitam yang memiliki aroma khas hasil roasting, malah seperti teh yang memiliki aroma daun daunan. Rasa dari kopi hijau juga tidak seenak kopi hitam, karena cenderung pahit dan getir.

Kopi hijau pada dasarnya adalah biji kopi yang tidak di-roast atau dipanggang. Sehingga tidak mengalami perubahan warna dan masih berwarna alami, yaitu hijau muda.

Kopi hijau mengandung kafein, antioksidan, dan asam klorogenat yang berguna untuk pembakaran lemak dan mengatur kadar kolesterol. Asam klorogenat sendiri merupakan senyawa utama yang secara aktif berpengaruh pada penurunan berat badan. Asam ini mengurangi penumpukan lemak di hati, dari makanan, dan meningkatkan produksi hormon adenosin.

Sayangnya, saat pemanggangan, asam klorogenat yang terkandung pada biji kopinya banyak yang terbuang. Karena itu dengan mengkonsumsinya tanpa dipanggang, asam klorogenat dan kafein yang diserap tubuh menjadi lebih banyak.

Tidak hanya bermanfaat untuk penurunan berat badan, senyawa ini membatasi penyerapan karbohidrat di sistem pencernaan tubuh anda. Hasilnya, terjadinya penurunan kadar gula dan produksi insulin dalam tubuh. Sehinga baik untuk mencegah penyakit diabetes.

Dalam sebuah percobaan, 30 orang yang kelebihan berat badan selama 12 minggu mengkonsumsi kopi yang berbeda, yang satu ditambahkan ekstrak asam klorogenat dan satu lagi tidak. Terjadi penurunan berat sebanyak 5,4 pada peminum kopi yang ditambahkan asam klorogenat. Sementara bagi peminum kopi biasa terjadi penurunan berat sebanyak 1,7 kg.

Hingga saat ini riset yang dilakukan mengenai manfaat kopi hijau masih terbatas. Namun, apabila Anda hendak menurunkan berat badan, tidak ada salahnya mencoba diet dengan kopi hijau.

Baca juga: Cara Minum Kopi Tubruk yang Bijak dan Asyik

Anjuran Konsumsi

Meskipun banyak penelitian membuktikan manfaat kopi bagi kesehatan sangatlah baik, berlebihan mengkonsumsi kopi hitam tidaklah baik. Selalu perhatikan konsumsi air putih minimal Anda setiap hari, agar fungsi ginjal Anda tetap terjaga.

Kopi bersifat diuretik dan mengikat, itu sebabnya setelah meminumnya Anda akan terasa ingin kencing setelah dua sampai tiga jam. Perbanyaklah konsumsi air putih untuk mengurangi beban kerja ginjal dan membuat tubuh Anda tidak dehidrasi.

Banyak sekali manfaat kopi bagi kesehatan, jika diminum dengan cara penyajian yang benar. Idealnya minum kopi hitam pahit adalah yang terbaik, karena banyak manfaat untuk kesehatan namun bisa menjadi tidak sehat karena tercampur zat lainnya.

Sayangnya, jenis minuman yang populer seperti kopi susu, kopi hitam manis, latte, cappucino, dan machiato disajikan dengan menggunakan gula atau susu kental manis dalam jumlah banyak. Sehingga, kopi yang memiliki manfaat bagi kesehatan justru berpotensi mengundang penyakit lain.

Batas anjuran konsumsi kopi dalam sehari adalah 3-5 cangkir. Meski sebenarnya batas maksimal konsumsi tiap orang berbeda dan bergantung pada banyak hal seperti pola tidur, berat badan, genetik, dan kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *