Ambruknya Jembatan Mahkota II Samarinda Diduga Akibat Kelalaian Pihak PT.Nindya Karya Persero.

Kaltim .Samarinda. Ovumnews.com–Sejumlah anggota DPRD Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur ikut mengecek lokasi area abrasi, pengerjaan pengolahan lumpur yang juga masuk dalam paket pengerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalhol di bawah Jembatan Mahkota II RT 22 Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan, Palaran, Kota Samarinda.

Lokasi abrasi semakin parah awalnya hanya diarea pinggir Sungai Mahakam, namun meluas hingga jalan cor yang biasa dilintasi.

Kini jalan tersebut ambles dan sudah tak bisa dilintasi lagi, baik itu kendaraan maupun dengan berjalan

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Guntur yang datang ke lokasi, menilai bahwa dalam pengerjaannya ada kelalaian yang dilakukan oleh pihak kontraktor PT Nindya Karya (Persero).

Kedatangan  beberapa anggota DPRD lain juga tak puas lantaran pihak penanggung jawab proyek di lapangan tak bisa memberi penjelasan.

“Saat kami (mencoba) berkoordinasi dengan pihak kontraktor, mereka tidak ada keterbukaan, alasannya ya nanti akan disampaikan ke pihak direksi,jelasnya.

Dia juga menilai bahwa pengerjaan instalasi pengelolaan lumpur yang terjadi abrasi tersebut, diduga terdapat kelalaian pihak pelaksana.Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *